XSML Fashion

KATE SPADE DITEMUKAN MENINGGAL, DUNIA FASHION BERDUKA

Facebook
Twitter
WhatsApp

Perancang tas legendaris, Kate Spade ditemukan tewas di apartemennya, Park Avenue Manhattan pada Selasa kemarin. Jasad Kate ditemukan oleh staff housekeeping pada pukul 10.20 pagi waktu setempat. Kate meninggalkan satu putri yang baru berusia 13 tahun, Frances Beatrix Spade. Untuk sementara disimpulkan, Desainer berusia 55 tahun tersebut meninggal karena bunuh diri dengan menggunakan syal yang diikatkan pada knop pintu. Namun belum diketahui kapan pastinya sang desainer telah tak bernyawa. Polisi pun terus mendalami kasus ini, dengan menggali keterangan dari orang-orang terdekat termasuk sang suami sekaligus rekan bisnisnya Andy Spade yang berada di lokasi saat kejadian.

 

Sementara itu, berdasarkan keterangan dari Sang kakak, Reta Saffo kepada Popculture.com mengatakan bahwa sang adik sudah lama mengalami gangguan mental. Bahkan dalam waktu empat tahun belakangan ini dirinya rela terbang Meksiko- New York demi sang adik mendapatkan perawatan terbaik. Meski demikian terkait berita duka tersebut Reta beranggapan sungguh diluar dugaan. Karena Reta selalu berhasil menenangkannya dan mengatakannya untuk selalu bersabar. Memiliki jarak yang cukup jauh memang membuatnya sulit bertemu secara langsung dengan sang adik, tapi dirinya mengaku selalu berbincang melalui line telepon.

 

Terkait tindakan bunuh diri ini, dia mengatakan sang adik telah berencana sejak lama. Tepatnya pada Agustus 2014 Kate terus menyaksikan berita bunuh diri dari Robbin William secara berulang-ulang. Reta pun menyimpulkan aksi bunuh diri sang adik terinspirasi kisah tragis yang dialami aktor Amerika tersebut. Rencananya tercium semakin kuat ketika Kate memohon kepadanya untuk datang pada pemakamannya.

 

“Reta, I know you hate funerals and don’t attend them, but for me would you PLEASE come to MINE, at least. Please! “

 

OUR THINKING

Kate Spade resmi mendirikan brandnya, Kate Spade  New York bersama sang suami pada tahun 1993. Sebelum menjual aksesoris dan busana, brand ini dikenal dengan produk handbagnya yang colorful. Usahanya pun sukses besar, produknya secara mudah  bertengger di butik kelas atas dan menjadi favorit para selebritis. Kate Spade New York menghasilkan dana USD28 juta hingga tahun 1998.

 

Pada tahun 1999 brand tersebut dijual ke Neiman Marcus seharga USD34 juta sebagian dan sisanya dijual seharga USD59 juta pada tahun 2006 lalu. Seiring berjalannya waktu perusahaan terus berkembang meski tak lagi dibawah naungan sang Desainer. Hingga pada tahun lalu brand papan atas Coach mengakuisisinya dengan harga USD 24 miliar.

 

Pasca menjual brandnya pada tahun 2016 silam sang desainer juga meluncurkan sebuah brand baru yang diberi nama Frances Valentine. Sama seperti brand sebelumnya, Frances Valentine juga menawarkan aneka tas dan aksesoris yang banyak digemari wanita. Jiwa dan ciri khas Kate tidak berubah sama sekali, sepenuhnya tertuang dalam produk-produk brand barunya tersebut.

 

Di dunia fashion, Kate Spade bukanlah satu-satunya yang melakukan bunuh diri. Jika berbalik pada tahun-tahun sebelumnya terdapat dua desainer yang meninggal dengan cara yang sama.   Sang legendaris Alexander Mcqueen pada tahun 2010 silam melakukan bunuh diri setelah mengalami depresi. Mcqueen bahkan mengkahiri hidupnya tak lama ibunya meninggal. Selain itu terdapat model sekaligus desainer L’wern Scotte yang juga mengakhiri hidupnya pada tahun 2014 lalu. (Fela)