Mode sebagai Cerita yang Melintasi Budaya
Tokyo kembali menjadi saksi perjalanan kreatif XSML dalam panggung internasional melalui pergelaran (X) S.M.L Amazon Fashion Week Tokyo FW 2018 bertajuk 物語 (Monogatari) — “KISAH”. Di kota yang dikenal akan presisi, kedisiplinan, dan kepekaan estetika, XSML menghadirkan sebuah presentasi mode yang tidak hanya visual, tetapi juga naratif—menempatkan busana sebagai medium bercerita.
Sejak langkah pertama di runway, koleksi ini terasa seperti rangkaian bab dalam sebuah kisah. Setiap siluet, tekstur, dan potongan dirancang untuk membawa penonton memasuki dunia XSML: dunia di mana tradisi, emosi, dan modernitas berjalan beriringan.
KISAH: Busana yang Menyimpan Cerita
Tema “KISAH” dimaknai XSML sebagai refleksi perjalanan—tentang ingatan, pengalaman, dan identitas yang terus bergerak. Koleksi Fall/Winter 2018 ini menampilkan rangkaian busana yang terasa personal namun universal, seolah setiap look menyimpan fragmen cerita yang berbeda.
Potongan busana hadir dalam siluet modern dengan sentuhan eksperimental. Layering menjadi elemen kunci, menghadirkan kedalaman visual sekaligus metafora tentang waktu dan perjalanan hidup. Detail tekstil yang kaya dipadukan dengan konstruksi yang bersih dan terukur, menciptakan keseimbangan antara ekspresi dan struktur.
Estetika XSML di Panggung Tokyo
Runway di Tokyo dirancang minimalis, memberi ruang bagi koleksi untuk berbicara tanpa gangguan. Pencahayaan yang lembut dan tata panggung yang tenang memperkuat suasana kontemplatif, selaras dengan tema naratif yang diusung.
Busana perempuan dan laki-laki ditampilkan dalam satu alur yang saling terhubung, mencerminkan identitas XSML yang cair dan tidak terikat batasan konvensional. Mantel berpotongan panjang, dress dengan drape halus, serta eksplorasi proporsi menjadi sorotan utama koleksi ini.
Palet warna bergerak di spektrum yang tenang—netral, earthy, dan muted—memberikan kesan hangat sekaligus introspektif. Sebuah pendekatan yang terasa intim, namun tetap relevan dalam konteks mode global.
Mode sebagai Medium Cerita
Dalam 物語 — KISAH, XSML tidak sekadar menampilkan pakaian, tetapi menghadirkan pengalaman. Setiap model melangkah dengan ritme yang terukur, seolah membawa cerita masing-masing ke hadapan audiens. Mode tidak lagi hanya tentang apa yang dikenakan, melainkan tentang apa yang ingin disampaikan.
Koleksi ini menegaskan kekuatan XSML dalam meramu storytelling melalui fashion—menghadirkan karya yang dapat dirasakan, bukan hanya dilihat.
Penutup
Melalui (X) S.M.L Amazon Fashion Week Tokyo FW 2018 物語 — KISAH, XSML memperlihatkan kedewasaan visi dan konsistensi identitasnya di panggung internasional. Di Tokyo, brand ini membuktikan bahwa mode mampu menjadi bahasa lintas budaya—bahasa yang menyatukan cerita, emosi, dan desain dalam satu kesatuan yang utuh.
XSML tidak sekadar hadir di runway Tokyo. Brand ini meninggalkan jejak—sebuah kisah yang terus bergerak, berkembang, dan relevan melampaui musim.


